Amalan Disepuluh Malam Terakhir Ramadhan | Wakaf Digital Indonesia
Amalan Disepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Admin
10 March 2026
12:34 WIB
Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada malam-malam inilah terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Keutamaannya menjadi pengingat bagi setiap Muslim agar lebih bersungguh-sungguh dalam beribadah dan menjaga malam-malam tersebut.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Dalam tafsirnya, Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di menjelaskan bahwa amal yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih baik daripada amal selama seribu bulan (sekitar 83 tahun). Ini merupakan karunia besar dari Allah kepada umat Nabi Muhammad SAW yang umumnya memiliki usia lebih pendek dibanding umat-umat sebelumnya.
Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan terdapat dalam Sahih Bukhari serta Sahih Muslim:
“Barang siapa melaksanakan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan:
1. Memperbanyak Shalat
Shalat menjadi amalan utama yang tidak boleh ditinggalkan pada malam-malam ini, terutama shalat fardhu. Selain itu dianjurkan memperbanyak shalat sunnah seperti:
• Shalat Tarawih
• Shalat Witir
• Shalat Tahajud
• Shalat Hajat
• Shalat Taubat
• Shalat Sunnah Mutlak
Jika amalan ini bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, maka pahalanya sebanding dengan ibadah selama lebih dari seribu bulan.
2. Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an juga memiliki keutamaan yang sangat besar. Setiap huruf yang dibaca bernilai sepuluh kebaikan. Apabila dilakukan pada malam Lailatul Qadar, maka pahala tersebut seakan-akan seperti membaca Al-Qur’an selama puluhan tahun.
3. Bersedekah
Sedekah di malam Lailatul Qadar memiliki nilai yang luar biasa. Misalnya, sedekah Rp10.000 pada malam tersebut seakan-akan bernilai sedekah selama seribu bulan. Bahkan Allah dapat melipatgandakan pahala hingga sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat, sebagaimana firman-Nya dalam QS Al-Baqarah 261 tentang keutamaan infak di jalan Allah.
4. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Sepuluh malam terakhir adalah waktu terbaik untuk memohon ampun kepada Allah, memperbanyak istighfar, serta memperbarui taubat atas dosa-dosa yang telah lalu. Atau membaca doa
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).
5. Memperbanyak Amal Shalih
Segala bentuk kebaikan seperti membantu sesama, berdzikir, berdoa, dan memperbanyak ibadah lainnya sangat dianjurkan pada malam-malam ini.
6. I’tikaf di Masjid
I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Amalan ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Penutup
Sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah kesempatan yang sangat berharga. Oleh karena itu, setiap Muslim hendaknya memanfaatkannya dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan, dengan harapan dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka Rumus untuk mendapatkannya cukup mudah yaitu dengan melakukan amalan di atass di sepuluh malam terakhir tersebut, insya Allah kita akan mendapatkannya
Tinggalkan Balasan
Berikan komentar dan pendapat Anda tentang artikel ini